Dicari Pacar Idaman

Katakan selamat tinggal pada masa galau karena kehidupan percintaan yang sepi. Waktunya keluar dari zona nyaman dan temukan calon kekasih melalui media sosial dengan expektasi seperti wanita melayu tumblr sekarang!

Dicari Pacar Idaman

1. Untuk berkenalan dengan banyak pria (dan menentukan pilihan, nantinya), cara yang terbaik tentu adalah dengan… bertemu dengan lebih banyak pria. Literally! Jangan cuma jadikan ‘a better love life’ sebagai wacana atau resolusi (yang terus berulang setiap tahunnya). Merasa pergaulan kita hanya itu-itu saja? Kita bisa mencoba cara-cara sederhana di tempat beraktivitas. Misalnya? Setelah memastikan tidak ada cincin di jari kanannya, tidak ada salahnya mencoba mengenal lebih akrab kolega bisnis kita, dengan sekali-kali mengundangnya makan siang atau tidak ragu-ragu menegur pria dengan senyum ramah di tempat kursus bahasa atau saat sedang dalam antrean panjang sebuah festival musik/film, mengajak ngobrol pria yang berada di venue tentang festival tersebut. Ini hanya tahap awal untuk kehidupan cinta yang (lebih) menjanjikan kelak. Next?

2. Lupakan prinsip ‘pura-pura jual mahal’ untuk sementara waktu. Sudahlah, kita bukan berada di era 90an yang membuat aksi jual mahal terlihat cute dan atraktif. Tanpa melupakan proses alami, jangan buang waktu terlalu banyak bermain tarik-ulur bila memang Anda menyukai pria yang baru Anda kenal atau hubungan yang baru Anda jalin, go for it. Tetapkan cara pendekatan dan deadline kita sendiri. Gengsi? Ini soal tahu apa yang kita mau, kok.

3. Jujur saja, saat mencari pasangan, kita memang selalu mencari yang atraktif, percaya diri, keren, dan bia melengkapi semaua kekurangan kita. But wait a minute, sudahkah kita juga memenuhi ‘kriteria’ lajang yang juga memiliki banyak kualitas idaman? Bila kita mencari kualitas terbaik dari calon pasangan, jangan lupa juga untuk menjadi pribadi dengan kualitas jempolan tersebut ya!

4. Ketahui tipe kita. Ini penting. Mengetahui jenis pria yang kita mau membantu kita untuk tidak mencari mereka di tempat yang salah. Jangan sampai kita memilih hang out di kelab dan berharap mendapat kenalan yang cocok dengan tipe impian kita, bila ternyata pria yang kita cari adalah tipe rumahan atau yang lebih suka menghabiskan waktu menghadiri konser musik band rock misalnya.

5. OK, akhirnya kita bertemu dengan dia yang memiliki ketertarikan sama dengan kita. Akan tetapi seiring bergulirnya waktu, kita mulai menemukan beberapa kenyataan yang kurang sesuai dengan ekspektasi. Misalnya sikapnya terhadap sahabat-sahabat kita, atau sifatnya yang suka menyepelekan masalah, kebiasaan jam karet atau aktivitas flirting-nya di jejaring sosial media yang meresahkan. Satu nasihat sakti tinggalkan dia. Kejam? Tentu tidak. Bila pria tersebut sungguh-sungguh mencintai kita, maka sudah seharusnya dia memperlakukan kita dengan respek. Kita mungkin mulai berpikir tentang jam biologis yang terus berdetak, tapi percayalah dalam hati kita tentu sadar bahwa bersabar sedikit lebih baik ketimbang menghabiskan sisa hidup dengan pasangan yang tidak bisa membuat kita bahagia, bukan?

6. Keep your girlfriends. Dalam perjuangan mencari sang ‘significant other’ jangan lupa untuk tetap bersenang-senang, dengan siapa lagi kalau bukan dengan sahabat-sahabat perempuan terbaik kita? Rencanakan liburan bersama, akhir pekan seru mengunjungi tempat-tempat seru atau bertemu dengan teman-teman baru, siapa tahu melalui jejaring merekakita justru menemukan si dia yang Anda cari, kan?

Leave a Reply