Makanan Suku Pedalaman

Makanan Suku PedalamanKami segenap pengurus Direktori-Indonesia.com mengucapkan selamat datang dan pada postingan kami yang pertama, kami akan mebahasa soal makanan.Emang siapa sih yang ga suka makanan coba! Jujur deh, walaupun kamu udah makan bubur 3 mangkou dan 5 lontong rasanya masih laper kan? Memang kita nggak bisa dipisahin dari nasi karena itu makanan pokok orang Indonesia. Tapi di beberapa daerah, nasi bukan jadi makanan pokok. Iya, selain punya banyak jenis suku, ternyata Indonesia juga punya banyak jenis makanan pokok.

Misalnya di suku pedalaman. Mereka nggak ketergantungan sama nasi, apa aja yang ada di hutan bisa mereka makan. Dan ini dia yang biasa dimakan sama warga suku pedalaman.

Sagu

Salah satu suku pedalaman yang makanan pokoknya sagu adalah suku Asmat. Warga suku Asmat mengolah sagu menjadi bulat-bulatan, kemudian dimasak dengan cara dibakar di atas bara api.

Selain sagu, warga suku Asmat juga suka makan ulat sagu yang masih hidup. Biasanya ulat sagu dibungkus dengan daun nipah, kemudian ditaburi sagu dan dibakar dengan bara api.

Babi Hutan

Namanya juga suku pedalaman, berarti mereka tinggalnya di dalam hutan. Rata-rata mereka yang tinggal di dalam hutan rimba, mencari makan dengan berburu binatang seperti yang dilakukan suku Anak Dalam. Nggak cuma babi hutan, hampir semua binatang liar juga mereka makan.

Padi Organik

Bagi warga suku Baduy Dalam, mereka dilarang menggunakan bahan-bahan kimia seperti pestisida untuk menyuburkan lahan pertanian. Mereka hanya boleh menggunakan pola tradisional organik dan dibantu doa serta mantra. Warga suku Baduy dalam juga dikenal dengan pola hidup yang sehat, karena mereka hanya memakan padi organik.

Umbi-Umbian

Suku pedalaman yang terdapat di Kalimatan, biasanya memakan umbi-umbian sebagai makanan pokok. Contohnya suku Dayak Punan, kehidupan yang nomaden membuat warga suku ini berpindah-pindah tempat tinggal, dan memanfaatkan bahan makanan yang ada di hutan.

Nggak seperti kita, makanan yang mereka makan nggak diolah atau dimasak terlebih dahulu. Warga suku Dayak Punan lebih suka dengan makanan yang masih mentah seperti sayur-sayuran hutan yang berasal dari pohon nibung atau banding.

Kalau kamu makannya apa, gaes?

Leave a Reply